Tuesday, January 28, 2020

System Thinking

(c)AlviReina
.
Pernah mendengar kisah orang yang putus sekolah kemudian mereka sukses ? eits.. tapi jangan menganggap bahwa untuk sukses kita harus putus sekolah dulu .

Banyak masalah di dunia ini yang tidak hanya bisa di selesaikan dengan cara berfikir linear. Pasti akan banyak faktor yang terkait secara sistemik . Misalnya, untuk sukses pasti banyak faktor yang mempengaruhi nya satu sama lain , ( Success = Vision  -> Motivation  -> Inspiration  -> Inovation ).

Orang yang berfikir Linear dia akan menganggap bahwa untuk sampai ke C dia harus melewati A dan B ( A  -> B  -> C ) terlebih dahulu , System Thinking itu mengajak kita untuk berfikir bahwa untuk sampai ke C kita tidak harus melalui A dan B , System Thinking mengatakan " jika kita ingin melakukan A dan B bisa saja hasil nya akan mempengaruhi munculnya D dan E , yang akan menghasilkan F , yang justru akan mengganggu muncul nya C .

Peter M Sange dalam buku nya "' The Fifth Discipline " mengatakan bahwa " Berfikir sistem adalah disiplin untuk melihat fenomena secara utuh bukan hanya perbagaian , bagaimana mengidentifikasi pola perubahan , bukan hanya potret statis , untuk memahami keterkaitan antara bagian yang membentuk karakteristik suatu sistem  "

Intinya adalah memahami relasi dinamis antar banyak variabel , bukan hanya sebab akibat dalam satu fenomena.

Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan dalam satu lingkungan untuk menjalankan suatu proses dan tujuan tertentu .

Berfikir sistem tidak hanya melihat fenomena dalam satu sisi saja, Misal : Kemacetan.
kita tidak hanya bisa melihat bahwa macet itu karna terlalu banyak nya jumlah kendaraan . lantas solusi nya adalah dengan di tambahnya jumlah jalan yang semakin banyak . justru dengan banyak nya jalan pasti jumlah kendaraan yang masuk pun akan banyak pula . makanya disinilah penting nya berfikir sistem , kita di tuntut untuk bisa melihat masalah lebih jauh . kemacetan itu bukan hanya karna jumlah jalan yang sedikit . tapi bisa juga terjadi karna jumlah kendaraan yang terlalu banyak . jumlah kendaraan yang banyak bisa juga terjadi karna Faktor Ekonomi , sosial , gaya hidup , budaya , hukum , politik .

Itu sebabnya Ludwing Von Bertalanffy mengenalkan General System Theory , yang menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam melihat suatu masalah , menurutnya , orang berfikir linear itu karna adanya pengkotak-kotakan disiplin dalam pendidikan

Perbedaaan Berfikir Linear dan System :

1.Berfikir Linear
-  Menggunakan Pendekatan Analisis
Analisis adalah membongkar suatu fenomena  dalam berbagai elemen-elemen yang lebih kecil dan mencoba menjelaskan hubungan antar elemen itu .
- Berorientasi Konten
- Mencari Penyebab

2.Berfikir System
- Menggunakan pendekatan Sintesis
Sintesis adalah Mengkombinasikan kembali elemen-elemen terpisah menjadi satu elemen yang utuh.
- Berorientasi Proses
- Memahami Pola
Dalam memahami pola ada yang nama nya konsep FeedBack ( Umpan Balik ) yang di definisikan sebagai interaksi pengaruh antara elemeb dalam sistem

FeedBack di bagi menjadi dua
1.Reinforcing FeedBack
2.Balancing FeedBack

*Reinforcing FeedBack ada 2 ( Negatif dan Positif )
- Positif FeedBack artinya yang saling menguatkan
Contohnya Pemimpin yang amanah akan mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat nya , semakin banyak kemaslahatan di tengah tengah umat . maka akan semakin sejahtera negrinya.
- Sebaliknya, Negatif FeedBack itu adalah Efek yang melemahkan , semakin ingkar dan tidak amanah pemimpinnya maka akan menghadirkan kerusakan masyarakatnya . semakin rusak masyarakatnya maka akan hancur negri nya .
*Adapun Balancing Feedback itu ada di antara postif dan negatif .

Barry Richmond dalam buku nya " an Introduction of System Thinking " mengatakan " Berfikir sistem perlu pendekatan seni dan sains dalam membuat inferensi yang reliabel dan mendalam terkait memahami fenomena "

Berfikir jangka panjang dalam Problem solving perlu fokus dalam :
1.Mengidentifikasi pola yang berulang
2.Amati lingkaran FeedBack dalam pola itu
3.Jangan fokus pada satu komponen tapi fokus pada hubungan antar komponen.

Ein Stein mengatakan :
" The World as we have created it is a process of our thinking , it cannot be changed without changing our thinking "

Syekh Taqiyuddin An-nabhani dalan kitab nya " Nizham Al - Islam " mengatakan

" Bangkitnya manusia tergantung pada pemikiran nya , sebab pemikiranlah yang yang membentuk dan memperkuat persepsi seseorang terhadap sesuatu. Satu-satu nya jalan untuk mengubah persepsi seseorang adalah dengan mewujudkan suatu pemikiran tentang kehidupan dunia hingga dapat terwujud persepsi yang benar tentang kehidupan tersebut . Persepsi yang benar dapat di capai dengan memberikan kepada manusia pemikiran yang menyeluruh dan sempurna tentang Manusia , Alam , kehidupan serta hubungan ketiganya dengan sesuatu yang ada sebelum kehidupan dan sesudahnya. Sebab pemikiran menyeluruh dan sempurna merupakan landasan berfikir yang melahirkan pemikiran cabang tentang kehidupan dunia .

Memberikan pemikiran menyeluruh mengenai ke 3 unsur tadi merupakan solusi fundamental dalam diri manusia , maka terurailah berbagai masalah lainnya . Namun demikian , pemecahan itu tidak akan mengantarkan kita pada kebangkitan yang benar kecuali pemecahan itu sendiri adalah benar . Pemecahan yang benar tidak akan di tempuh kecuali dengan Al Fikru Al Mustanir ( pemikiran yang cemerlang ) . "

Maka sebelum mengubah dunia ,
ubahlah terlebihdahulu cara berfikir kita .

Wallahu a'lam Bishawab
Cianjur , 26 April 2019

*Tulisan Ini pernah di posting di akun lain

No comments:

Post a Comment